10 Tanda Kehamilan (Part 2)

*) Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya. Baca artikel sebelumnya di sini.

Menstruasi Anda sudah terlambat beberapa minggu. Anda pun mulai mengalami gejala-gejala yang identik sebagai gejala hamil muda. Tapi, apakah Anda benar-benar hamil?

Memang benar, setiap wanita berbeda, tak terkecuali perihal tanda-tanda kehamilan yang akan dirasakannya. Bahkan, gejala yang Anda alami pada kehamilan pertama belum tentu sama dengan gejala yang Anda alami pada kehamilan selanjutnya. Namun, secara garis besar, ada 10 tanda kehamilan yang mungkin bisa Anda amati sebelum Anda bergegas membeli alat tes kehamilan ataupun membuat janji temu dengan dokter kandungan. Berikut ini rangkumannya.

  • Menstruasi terhenti

Mungkin ini adalah gejala yang paling kentara, dan paling dapat dipercaya untuk membuktikan bahwa Anda benar telah hamil. Namun, perlu diketahui bahwa keterlambatan menstruasi tidak melulu disebabkan oleh kehamilan. Ada faktor-faktor lainnya yang juga bisa menyebabkan menstruasi Anda terlambat, atau bahkan terhenti, seperti perubahan berat badan yang terlalu signifikan, masalah hormonal, keletihan, stress, serta beberapa kemungkinan lainnya. Jika Anda tidak yakin bahwa keterlambatan menstruasi yang Anda alami berkaitan dengan kehamilan, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan secepatnya.

  • Kelelahan

Sekitar seminggu setelah pembuahan, wanita yang sedang hamil akan lebih mudah mengalami keletihan. Gejala ini dipicu oleh gabungan dari beberapa hal, termasuk tingginya hormon progesteron, rendahnya gula darah dan tekanan darah, serta anemia atau kekurangan darah. Untuk menyiasatinya, wanita hamil, terutama selama masa kehamilan muda, disarankan mengkonsumsi makanan yang kaya protein dan zat besi, dan banyak beristirahat.

  • Sering berkemih

Sebagian wanita hamil mengalami gejala ini memasuki minggu ke-8 atau ke-9 setelah pembuahannya. Timbulnya gejala ini dipicu oleh perubahan hormonal yang dialami selama masa kehamilan muda. Namun, perlu diingat bahwa sering buang air kecil tak hanya bisa dipicu oleh kehamilan saja, melainkan bisa timbul akibat beberapa faktor lainnya, seperti diabetes, konsumsi obat yang memicu buang air kecil, ataupun infeksi saluran kemih. Jika Anda merasa peningkatan keinginan untuk buang air kecil yang Anda alami tidak berkaitan dengan kehamilan, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter urolog atau spesialis penyakit dalam secepatnya.

  • Perasaan hati berubah-ubah

Banyak suami ketika diwawancarai mengaku bahwa istrinya “moody” saat sedang hamil. Sebenarnya, gejala ini lumrah, dan tidak perlu dikhawatirkan. Umumnya, gejala ini timbul selama trimester pertama, dan disebabkan oleh perubahan hormonal.

  • Hasil tes kehamilan positif

Tentu saja, ini adalah tanda yang paling tegas membuktikan bahwa Anda sedang hamil. Jika Anda tak ingin terlalu dini berkonsultasi dengan dokter kandungan, namun sudah penasaran untuk membuktikan keyakinan Anda bahwa Anda sedang hamil, tak ada salahnya Anda membeli alat tes kehamilan sendiri di rumah. Hasilnya cukup akurat, terutama jika Anda mengujinya dengan menggunakan urin pertama di pagi hari, karena alat tes kehamilan tersebut bekerja dengan mendeteksi kadar hCG (human Chorionic Gonadotropin) dalam urin, dan urin pertama Anda di pagi hari mengandung hCG dalam jumlah yang paling pekat. Jika hasil tes kehamilan menunjukkan positif, maka selamat, Anda akan segera menantikan kehadiran sang buah hati. Namun, jika hasilnya menunjukkan negatif, jangan berkecil hati, karena meskipun keakuratan hasilnya mencapai 99%, namun masih ada kemungkinan pengujian dilakukan terlalu dini, sehingga alat belum mampu mendeteksi dengan tepat. Cobalah melakukan pengujian ulang beberapa hari setelahnya, dan teruslah jaga kesehatan Anda untuk memasuki masa kehamilan yang gemilang.

Iklan